Pandangan Mahasiwa terhadap Peran Media Selama Pandemi Covid 19

 Pandangan Mahasiswa terhadap Peran Media Selama Pandemi Covid 19

Oleh :

Nola Fatma Nita

Mahasiswa Sosilogi Agama  Fakultas Adab Dan Dakwah IAIAN Bukitinggi 

grafis: learn more


Latar belakang dari Virus Corona atau COVID 19  yang bermulai pada di temukan nya pnemonia di kota Wuhan , China pada Desember 2019 yang lalu.  Penyakit virus Corona ini di sebatkan oleh beberapa faktor seperti makanan yang tidak bisa di komsumsi misal nya ular dan kelalawar.

Kasus pandemi Virus Corona atau Covid- 19 memunculkan tragedi  di seluruh dunia. Virus yang menyebar begitu cepat  hingga mewabah dan akhirya jadi pandemi.  Termasuk kita wilayah Indonesia  juga ikut merasakannnya. Semakin hari penulran virus corona semakin bertambah. Berdasarkan informasi hari ini  pada tangal 19 September Virus Corona bertambah 4.168, hingga menjadi 240. 687 jiwa.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah unttuk mencegah terjadi nya penularan covid 19 ini sudah di lakukan, mulai dari pertama – pertama Social Distancing, Pembatasan Sosial  Berskala Besar( PSSB) hinga berlanjut New Normal dan sekarang pemerintah mengeluarkan PSSB tahap 2. Seluruh sistem Sosial yang ada di masyarakat ikut merasakannya mulai dari sektor Ekonomi, Politik, Agama dan bidang Pendidikan. Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat berlangsung secara cepat, mengubah tatanan hidup masyarakat.

Khususunya dikalangan pelajar Indonesia,  mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga tingkat perguruan tingi juga ikut merasakan nya. Kita yang biasa nya melaksanakan proses PBM secara tatap muka juga berubah menjadi proses pembelajaran secara online atau kita kenal juga dengan istilah proses belajar dalam jaringan. Proses belajar daring kita tidak bisa lepas dari media, saat ini media menjadi alat untuk kita pelajar dalam belajar di tengah pandemi covid 19 ini . ditengah pesoalan yang di hadapi saat ini media mampu menjawabnya. Dengan adanya media sebagai mahasiswa yang harus terus mengupgrade diri. Sesuai dengan kata Mahasswa itu sendiri, Maha= berarti tidak pernah puas. Siswa yang berarti= pelajar. Dengan adanya media mahasiswa menemukan solusi dari permasalahan nya. Seperti permaslahan yang dihadapi mahasisa  seperti mahasiwa harus mengunjungi perspustakaan untuk mencari bahan referensi nya untuk mahasiswa tingkat akhir. Sekarang mahasiswa tidak perlu lagi mengunjungi nya karena bisa memafaatkan media internet. Mashasiswa  bisa seperti  Selain itu peran media kita lihat di tengah pandemi covid 19 ini bagi masyarakat untuk berinteraksi meskipun di ada Pembatasan Sosil Berskala Besar contoh nya saja dengan ada media sosial yang digunakan dalam bidang sosial kehidupan ekonomi masyarakat seperti untuk berjualan online. Para pengusaha – pengusaha yang ada di Indonesia tidak perlu menutup Tokonya.  Pengusaha bisa menggunakan jasa dan sistem pemasaran online. Tidak menutup kemungkinan jika hari ini kita tidak  menemukan media maka banyak persolan yang timbul yang akan di sebatkan karena begitu sulit nya orang untuk beriteraksi karena masih dalam masa pandemi  Covid 19 ini. Maka bisa jadi perusahan- perusahan , pengusaha- pengusaha akan gulung tikar karena tidak bisa menjalan usahanya.

Contoh lain kita lihat peran media saat ini di tengah pandemi  Covid 19 ini media sebagai sarana untuk masyarakat melihat perkembangan dan masyarakat untuk menjalani aturan.  Media yang memberitahukan kepada msyarakat tentang cara kita menghadapi Virus corona, media menberitahukan kepada kita solusi atas permasalahan Covid 19. Inti nya saat ini media sangat berperan penting dalam mengedukasi masyarakat terkait pandemi Covi 19. Penan media sangat berpengaruh besar dalam kehidupan masyarakat.

 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.